Tak Hanya Enak, Ini 5 Manfaat Kolak Pisang untuk Kesehatan

Ilustrasi kolak pisang. Foto: Hellosehat Ilustrasi kolak pisang. Foto: Hellosehat

Jakarta: Kolang pisang seringkali dijumpai saat puasa Ramadan. Tak hanya memiliki cita rasa yang legit dan manis, kudapan ini juga mengandung segudang manfaat untuk kesehatan.

Dikutip dari Hellosehat, simak lima manfaat kolak pisang yang bisa kamu dapatkan:

 

1. Mengembalikan energi setelah berpuasa

Bahan-bahan yang digunakan kolak pisang memiliki kalori yang cukup tinggi. Saat berpuasa, Anda tidak mendapatkan asupan kalori apa pun sehingga tubuh rentan terasa lemas.

Dengan mengonsumsi kolak pisang, kalori yang sudah terpakai selama berpuasa bisa dikembalikan. Jadi, kolak pisang cocok sebagai menu buka puasa Anda.

Baca: Sayang Dilewatkan! Berikut 7 Manfaat Salat Tarawih bagi Kesehatan

2. Mengurangi risiko anemia

Manfaat kolak pisang yang satu ini berasal dari kandungan folat dan zat besi pada pisang kepok dan santan. Keduanya berpotensi mencegah anemia.

Kondisi ini muncul ketika tubuh kekurangan hemoglobin atau zat pada sel darah merah yang membawa oksigen ke seluruh tubuh. Zat besi diperlukan untuk memproduksi hemoglobin pada sel darah merah.

Sementara itu, folat penting untuk menjaga ukuran sel darah merah agar tidak terlalu besar. Ketika ukurannya terlalu besar, sel darah merah cenderung membawa hemoglobin lebih sedikit sehingga memicu anemia defisiensi folat.

Meski demikian, Anda tidak bisa mengonsumsi banyak kolak pisang karena asupan ini cukup tinggi kalori dan gula.

3. Menambah asupan kalium

Kalium adalah salah satu mineral yang diperlukan tubuh. Berikut peran kalium di dalam tubuh:

1. Membantu otot dan saraf berkontraksi;

2. Menjaga detak jantung agar tetap normal;

3. Mengedarkan zat gizi ke seluruh sel tubuh;

4. Membuang sisa metabolisme; dan

5. Mengontrol tekanan darah dengan membuang natrium berlebih melalui urine.

Pada dasarnya, seluruh bahan-bahan pada kolak mengandung kalium. Hanya saja, manfaat kolak pisang ini bisa Anda dapatkan secara maksimal dari pisang kepok.

Sebagai sumber kalium, satu buah pisang kepok mengandung 1.310 miligram kalium. Angka kebutuhan gizi kalium harian yang telah ditetapkan Kementerian Kesehatan sebesar 4.700 miligram.

Baca: Memakai Tetes Telinga dan Mata saat Berpuasa, Bagaimana Hukumnya?

4. Menjaga rasa kenyang agar lebih lama

Manfaat kolak pisang ini berasal dari kandungan protein dan lemak santan serta serat pisang. Mengutip studi terbitan Journal of Obesity & Metabolic Syndrome 2020, asupan protein merangsang produksi hormon peptide YY dan menurunkan hormon ghrelin.

Hormon peptide YY berguna untuk menimbulkan rasa kenyang. Sementara itu, hormon ghrelin membuat Anda merasa lapar.

Sedangkan, lemak adalah zat gizi yang paling lama dicerna sehingga kondisi lambung pun tetap terisi dalam waktu yang lebih panjang. Hal ini pula yang membuat rasa kenyang Anda bertahan lama.

Kandungan serat pada pisang akan membentuk gel dan memadatkan isi makanan yang ada di dalam usus besar. Jadi, perut akan terisi lebih lama dan membuat Anda terasa kenyang.

5. Menu takjil padat gizi

Meski tidak makan dan minum selama lebih dari dua belas jam, tubuh tetap membutuhkan zat gizi agar bisa menjalankan fungsinya dengan baik. Jika Anda kesulitan mencari takjil padat gizi, pilihlah menu kolak pisang yang satu ini.

Manfaat kolak pisang yang satu ini berasal dari kandungan zat gizi makro dan mikro. Zat gizi makro adalah kandungan gizi yang dibutuhkan dalam jumlah besar dan membantu memberikan energi.

Zat gizi ini terdiri dari protein, lemak, dan karbohidrat. Adapun rincian kandungan gizi makro pada kolak pisang, yakni protein santan, gula dan karbohidrat dari masing-masing bahan, lemak santan, serat pisang dan santan, serta pati pisang.

Sementara, zat mikro adalah zat gizi yang dikonsumsi dalam jumlah kecil yang meliputi vitamin dan mineral. Berdasarkan kandungan yang tertera di atas, setiap bahan kolak pisang mengandung kedua jenis zat mikro.



(UWA)

Berita Lainnya