Dinas Pangan Sulteng Siapkan 300 Ton Beras Cadangan untuk Atasi Kenaikan Harga

Kepala Dinas Pangan Sulteng Iskandar Nongtji pada kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Palu, Selasa (19/12/2023) (ANTARA/Muhammad Hajiji) Kepala Dinas Pangan Sulteng Iskandar Nongtji pada kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Palu, Selasa (19/12/2023) (ANTARA/Muhammad Hajiji)

Palu: Dinas Pangan Provinsi Sulawesi Tengah telah menyiapkan 300 ton beras sebagai cadangan pangan dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD). Tujuannya, mengatasi kenaikan harga beras di Sulawesi Tenggara. 

Kepala Dinas Pangan Sulteng, Iskandar Nongtji, menjelaskan bahwa alokasi anggaran tambahan pada APBD-Perubahan tahun 2023.

"Iya, cadangan pangan kita saat ini untuk APBD kurang lebih 300 ton," kata Kepala Dinas Pangan Sulteng Iskandar Nongtji dilansir dari Antaranews.com pada Rabu, 20 Desember 2023.

300 ton beras tersebut tidak hanya dimanfaatkan untuk menanggulangi lonjakan harga beras, melainkan juga untuk mengatasi kekurangan pangan di daerah-daerah yang mengalami kerawanan pangan. 

Selain itu, bantuan beras tersebut dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdampak bencana alam, terutama di desa-desa yang terkena dampak kekeringan, seperti di Kabupaten Banggai Kepulauan.

Dinas Pangan berperan aktif dalam membantu menyuplai kebutuhan pangan beras bagi masyarakat yang terdampak kekeringan. Hal ini sebagai bentuk respons terhadap kondisi sulit di sektor pertanian akibat kekeringan, yang menyulitkan masyarakat dalam mengolah lahan pertanian karena minimnya pasokan air.

Data Pemprov Sulteng mencatat bahwa cadangan pangan beras pemerintah daerah yang telah disalurkan pada September 2023 mencapai 241.946 kilogram, dengan stok beras yang tersimpan saat ini sebesar 27.192 kilogram. 

Sementara itu, cadangan pangan beras pemerintah pusat untuk penyaluran tahap pertama pada Maret-Mei 2023 mencapai 7.464.510 kilogram, dan ketersediaan cadangan pangan beras pemerintah pusat untuk penyaluran tahap II pada September-November 2023 mencapai 7.009.320 kilogram.



(SUR)

Berita Lainnya