Beberapa Hal yang Harus Kamu Ketahui Tentang Imlek

Ilustrasi. (AFP Photo) Ilustrasi. (AFP Photo)

Apakareba: Besok, 12 Februari 2021, masyarakat keturunan Tionghoa akan merayakan tahun baru Imlek. Meskipun dunia sedang dilanda pandemi covid-19, hal itu tidak meredamkan antusias masyarakat dalam menyambut Imlek 2021. 

Tahun baru Imlek merupakan pergantian tahun menurut kalender Tiongkok. Keluarga Tionghoa juga sangat percaya ketika hujan turun menjelang Imlek, maka mereka akan diberkahi rezeki yang berlimpah atau disebut ‘Hoki Lai Le’. Tetapi, tidak berarti ketika hujan tidak turun pada hari tersebut akan menandakan sebaliknya ya!

Lantas, hal apalagi ya yang perlu diketahui dari Imlek? Dilansir dari China Highlight berikut beberapa hal seputar tahun baru Cina.

1. Kenapa Imlek menjadi penting?

Tahun baru Imlek menjadi kesempatan terpenting bagi keluarga lintas generasi untuk bersatu kembali dan menghabiskan waktu bersama. Banyak keluarga Tionghoa yang mungkin terpisah karena berbagai hal, seperti ada yang sibuk meniti karier dan melanjutkan pendidikan.

Sehingga perayaan Imlek ini berfungsi sebagai kesempatan utama bagi setiap anggota keluarga untuk berkumpul. Selain itu, mereka juga meyakini perayaan itu penting untuk memastikan keberuntungan di tahun mendatang. 

2. Awalnya Imlek dimaksudkan bagi para petani dan pekerja

Para petani dan pekerja tentu merasa lelah menjalani rutinitas yang melelahkan setiap harinya. Oleh karena itu, perayaan Imlek awalnya dimaksudkan agar mereka dapat beristirahat dari pekerjaan yang dilakukan selama setahun. 

Pada perayaan Imlek, setiap orang akan memiliki libur panjang untuk beristirahat dengan baik. Dalam kesempatan itu, mereka dapat mengumpulkan kembali tenaga untuk memulai pekerjaan di tahun baru. 

3. Berapa lama Imlek berlangsung?

Perayaan tahun baru Imlek biasanya dimulai pada malam sebelum bulan baru dan berakhir pada malam bulan purnama yang jatuh 15 hari kemudian (Festival Lentera). Setiap harinya, festival tersebut diadakan dengan rangkaian tradisi yang ada. Sebenarnya, persiapan festival dapat dimulai sebulan sebelum festival. Seperti berbelanja, bersih-bersih, memasak, hingga melakukan perjalanan pulang ke kampungnya masing-masing. 

Warga Tiongkok secara resmi mendapatkan libur tujuh hari dimulai pada malam tahun baru. Bahkan, beberapa orang memilih untuk memperpanjang cuti mereka agar dapat bepergian lebih lama. Tetapi, tak jarang juga ada yang memilih untuk mempersingkat libur panjangnya dan kembali bekerja lebih awal.

4. Apa alasan Imlek diasosiasikan dengan hewan yang berbeda setiap tahunnya?

Sejak zaman dahulu, orang Tionghoa telah menggunakan hewan zodiak untuk mewakili tahun. Setiap tahun lunar terkait dengan hewan zodiak dan dimulai pada tahun baru Imlek. Kedua belas hewan zodiak itu akan berulang dalam siklus 12 tahun. Misalnya, tahun ini merupakan tahun kerbau, maka 12 tahun sebelumnya, yakni 2009 juga berlaku hal yang sama.

5. Mengapa amplop merah dibagikan saat Imlek?

Alasan pertama adalah untuk keberuntungan. Dalam budaya Tiongkok, merah berarti keberuntungan. Jadi, memberikan uang dalam amplop merah merupakan cara memberikan harapan terbaik sebelum memulai tahun baru. 

Selain itu, amplop merah dipercaya dapat menindas setan. Secara tradisional, uang amplop merah disebut uang tahun penekan. Menurut banyak legenda, roh jahat takut kepada warna merah. Jadi, amplop merah awalnya digunakan untuk mengusir setan saat memberikan uang.

6. Kenapa orang Tionghoa mengenakan pakaian merah atau cerah saat Imlek?

Alasannya sama dengan amplop merah tadi, yakni warna merah dapat membawakan keberuntungan dan menakuti roh-roh jahat. Selain itu, orang Tionghoa biasanya mengenakan pakaian merah atau berwarna cerah saat Imlek untuk menyesuaikan dengan suasana meriah dan ceria. 
Sementara, warna hitam atau putih dianggap tidak pantas karena menyimbolkan duka dan kematian.
Tak hanya identik dengan warna, orang Tionghoa biasanya mengenakan pakaian baru dari ujung kepala hingga ujung kaki. Hal ini melambangkan harapan dan awal yang baru untuk tahun mendatang.

7. Mengapa orang Tiongkok melakukan tarian naga dan singa saat Imlek?

Tarian naga dan barongsai adalah pertunjukan tradisional untuk festival yang meriah serta acara-acara besar untuk meningkatkan suasana pesta. Secara tradisional, tarian itu diyakini merupakan cara berdoa untuk meminta keberuntungan dan mengusir roh jahat.



(SYI)

Berita Lainnya