Yuk, Sehatkan Keuangan Kita Setelah Lebaran dengan Cara Ini

Ilustrasi/Medcom.id Ilustrasi/Medcom.id

Apakareba: Hari Raya Idulfitri 1442 Hijriah/2021 M telah berlalu. Setelah merayakan hari kemenangan usai berpuasa selama satu bulan penuh, ada saja hal-hal yang membuat kita khawatir. 

Misalnya, memikirkan kadar kolesterol dalam tubuh yang naik usai memakan banyak makanan yang mengandung santan dan lemak saat Lebaran. Satu hal yang tak kalah penting juga kita harus memikirkan kondisi keuangan kita yang biasanya menipis setelah merayakan Idulfitri. 

Kenapa dompet sering kali sekarat usai lebaran? Hal ini dikarenakan para pekerja biasanya mendapatkan tunjangan hari raya (THR) menjelang lebaran. Uang yang masuk ke rekening pun akan menjadi lebih besar dari biasanya. Kondisi itu membuat kita ingin memanjakan diri, seperti membeli baju baru lebaran, merawat diri, hingga memborong makanan yang kita suka. Ditambah, saat merayakan lebaran kita juga membagikan THR untuk sepupu ataupun keponakan.

Baca juga: Kolesterol Naik Usai Lebaran? Begini Cara Mengatasinya!

Lantas, bagaimana agar kita bisa tetap bertahan dengan kondisi yang baik sampai akhir bulan ya? Dilansir dari berbagai sumber, berikut tips mengatur keuangan yang bisa kalian lakukan pascalebaran.

1. Batasi pengeluaran bulanan

Jangan bermalas-malasan, cobalah untuk mengambil pulpen dan secarik kertas untuk menyusun kembali anggaran pengeluaran bulanan kalian. Hal ini penting dilakukan untuk menyehatkan kembali keuangan kalian setelah lebaran. 

Kalian harus bisa membatasi pengeluaran bulanan, selain sandang dan pangan. Contohnya, kalian biasa mengeluarkan uang sebesar Rp250 ribu setiap bulannya untuk kuota internet. Cobalah untuk mengurangi biaya itu menjadi Rp75 ribu per bulan. Dengan begitu, uang itu bisa dialokasikan untuk mencukupi kebutuhan pokok kalian.

2. Jangan membeli barang yang tidak penting

Memanjakan diri memang sangat bagus dampaknya untuk pikiran kita. Tetapi, khusus saat ini lebih baik kalian menunda untuk membeli barang-barang yang tidak dibutuhkan atau masih bisa ditunda. Cobalan untuk lebih bersabar sampai keuangan kamu kembali normal.

3. Perketat pengeluaran

Selain keuangan yang menipis setelah lebaran, terdapat beban lainnya yang tak kalah menyiksa, yakni beban utang. Untuk itu, kalian harus bisa memilah kebutuhan mana saja yang lebih prioritas.

Kalau perlu, jangan menggunakan uang kalian untuk memanjakan diri, seperti belanja pakaian, jalan-jalan ke mal, hingga membeli produk perawatan kulit. Pakailah uang kalian lebih untuk memenuhi kebutuhan pokok.

Sebab, kalian harus bisa lebih disiplin usai menerapkan gaya hidup konsumtif selama lebaran. Oleh karena itu, lebih perketat pengeluaran paling tidak sampai kondisi keuangan kalian sudah mulai sehat.

4. Lestarikan budaya menabung

Salah satu cara yang mudah untuk diucapkan tetapi sulit untuk dilakukan agar kondisi keuangan kita menjadi sehat kembali, yakni dengan menabung. Ketika kalian sudah bisa membatasi pengeluaran sehari-hari, seharusnya kalian juga sudah bisa mengalokasikan sebagian uang untuk masuk ke dalam tabungan kalian. Sebaiknya ketika kalian baru mendapatkan rezeki, sisihkan langsung sebagian uangnya untuk ditabung tanpa harus menunggu sisa pengeluaran di akhir bulan.

5. Cari penghasilan tambahan

Manusia harus selalu bisa beradaptasi dengan keadaan. Jika kalian merasa sudah bisa memperketat pengeluaran, namun kondisi keuangan masih belum stabil, berarti kalian harus putar otak dengan mencari penghasilan tambahan.

Kalian bisa meningkatkan penghasilan tanpa mengeluarkan modal, seperti menjadi reseller, freelancer, guru les privat, hingga ojek daring. Jangan salah, hobi yang biasa kalian tekuni juga bisa menghasilkan uang lho. Misalnya, bagi kalian yang suka fotografer, maka cobalah untuk membuka jasa fotografi untuk pesat ulang tahun hingga pesta pernikahan.


 



(SYI)

Berita Lainnya