Pemkot Makassar Kawal Pencegahan Lonjakan Kasus Covid-19 Usai Lebaran

Wali Kota Makassar Danny Pomanto. Foto Humas Pemkot Makassar Wali Kota Makassar Danny Pomanto. Foto Humas Pemkot Makassar

Apakareba: Pemerintah Kota Makassar akan mengantisipasi terjadinya penyebaran covid-19 di Ibu Kota Provinsi Sulawesi Selatan itu usai libur Lebaran 2021. Ini sesuai instruksi Presiden Joko Widodo dalam rapat koordinasi kepala daerah di seluruh Indonesia secara virtual pada Senin, 17 Mei 2021.

Wali Kota Makassar Moh Ramdhan (Danny) Pomanto mengungkapkan jajarannya akan terus melakukan pengawalan dan mencegah penyebaran covid-19. Terutama dengan selalu menerapkan aturan standar serta protokol kesehatan (prokes).

"Kita kini sudah berada pada angka -0,21, tapi setelah Lebaran kita bisa positif (menurun). kalau Makassar sebenarnya sudah positif, menurut BPS kota. Tapi ini kan sulsel, ukurannya provinsi, kita sudah dekat-dekat positiflah secara umum," kata Danny Pomanto, Selasa, 18 Mei 2021, melansir Antara.

Dia telah menginstruksikan seluruh jajaran aktif dan turun ke lapangan pada lokasi yang menjadi titik kumpul orang. Lokasi tersebut bakal diawasi agar tidak menimbulkan kerumunan orang.

"Kita jaga betul dan kawal ini, setiap Minggu pagi saya turun memantau di lokasi. Meski Lego-Lego dan anjungan Pantai Losari ditutup, tapi tetap ada yang terobos masuk. Saya liat ada beberapa kaki lima masih buka dan langsung ditindak," ungkap dia.  

Baca juga: 72 Orang Reaktif Covid-19 Lewat Tes Antigen Acak di Pos Penyekatan

Sedangkan, tempat wisata seperti Pantai Tanjung Bunga, Tanjung Merdeka, dan lainnya yang berdekatan, tetap dilakukan pengontrol bila terjadi lonjakan pengunjung. Pemprov Sulsel, kata dia, telah mengantisipasi bila terjadi lonjakan pasien usai Lebaran.

"Rumah sakit harus stand by, begitupun obat-obatan, sistem juga harus stand by. Makanya, saya mau mempercepat alat GeNose tiba dan kita sampai sekarang juga masih menunggu 400 ribu alat antigen untuk digunakan pada program Makassar Recover. Kita berharap tetap stabil sekarang rate-nya di angka 0,7," ujar Danny.

Data terbaru Satgas Covid-19 Pemprov Sulsel per 17 Mei 2021, jumlah pasien baru terkonfirmasi positif usai Lebaran tercatat sebanyak 20 orang pasien dari 498 spesimen yang diperiksa. Rinciannya, Kota Makassar enam orang, Kabupaten Tanah Toraja tujuh orang, Sinjai tiga orang, dan Takalar dua orang.

Secara akumulasi, pasien positif tercatat sebanyak 61.734 orang. Sedangkan, pasien sembuh bertambah 29 orang dengan total sebanyak 60.439 orang. Pasien meninggal dunia bertambah satu orang menjadi total 936 korban covid-19.



(CIA)

Berita Lainnya