Pemprov Sulbar Bentuk Satgas untuk Menekan Angka Stunting

Pejabat Gubernur Sulbar, Zudan Arif Fakhrullah mengatakan, Pemerintah Provinsi Sulbar membentuk satuan tugas ( Satgas) penanganan stunting di setiap kecamatan di Provinsi Sulbar, di Mamuju, Kamis ( 08/06/23) ANTARA Foto/M Faisal Hanapi Pejabat Gubernur Sulbar, Zudan Arif Fakhrullah mengatakan, Pemerintah Provinsi Sulbar membentuk satuan tugas ( Satgas) penanganan stunting di setiap kecamatan di Provinsi Sulbar, di Mamuju, Kamis ( 08/06/23) ANTARA Foto/M Faisal Hanapi

Mamuju :Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat membentuk satuan tugas (Satgas) penanganan guna menekan angka stunting di setiap Kecamatan di Provinsi Sulbar.

"Pemerintah Sulbar membentuk satgas penanganan stunting di setiap kecamatan agar angka stunting di Sulbar dapat ditekan," ujar Gubernur Sulbar, Zudan Arif Fakhrullah mengutip Antaranews, Jumat, 9 Juni 2023.

Berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2022 yang dilaksanakan oleh Kementerian Kesehatan, prevalensi stunting Sulawesi Barat sebesar 35 persen.

Zudan mengatakan pihaknya fokus melakukan penanganan stunting sebagai program prioritas karena angka stunting di Sulbar tertinggi kedua di Indonesia setelah Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Pemprov Sulbar juga akan menggerakkan seluruh aparatur sipil negara (ASN) untuk melakukan penanganan setiap satu orang yang beresiko stunting.

"Setiap organisasi perangkat daerah (OPD) di Sulbar akan menangani stunting di setiap kecamatan Sulbar dengan melakukan berbagai macam intervensi program pemerintah," lanjutnya.

Tak hanya menekan angka stunting, pemerintah Sulbar juga akan melakukan penanganan berbagai permasalahan seperti kemiskinan, pencegahan inflasi dan lainnya.

"Sejumlah permasalahan seperti, kemiskinan ekstrim, anak putus sekolah, maupun pencegahan inflasi dan pernikahan dini," imbuhnya.



(SUR)

Berita Lainnya