Bendungan Karalloe di Gowa Siap Digunakan Akhir 2021

 Ilustrasi bendungan. MI/Agus Mulyawan Ilustrasi bendungan. MI/Agus Mulyawan Ilustrasi bendungan. MI/Agus Mulyawan Ilustrasi bendungan. MI/Agus Mulyawan

Apakareba: Pembangunan mega proyek Bendungan Karalloe di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel), segera rampung. Bendungan yang dibangun Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sejak 2013 itu akan diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) akhir tahun ini.
 
"Melihat kondisi saat ini dan dukungan dari pemerintah daerah, kami optimis bulan depan sudah bisa diresmikan berbarengan dengan beberapa bendungan lainnya di Sulsel oleh Bapak Presiden Jokowi," kata Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang, Adenan Rasyid, di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Sabtu, 21 Agustus 2021.
 
Dilansir dari Medcom.id, Adenan mengatakan pembangunan bendungan itu sudah 94,5 persen rampung. Pembangunan ditargetkan selesai pada akhir 2021 sesuai dengan jadwal batas kontrak.

"Saat ini finishing-nya sisa pada pemasangan hollow jet valve atau pintu bendungan, hoist bendungan atau alat untuk menggerakkan daun pintu air agar dapat dibuka dan ditutup dengan mudah, serta pembangunan taman bendungan," jelas Rasyid.

Baca juga:  Bahas Bendungan Pamukkulu, Stafsus Wapres Temui Plt Gubernur Sulsel
 
Dia menjelaskan, Bendungan Karalloe akan mampu mengairi lahan irigasi seluas 7.004 hektare, mengoperasikan pembangkit listrik mikrohidro 4,5 megawatt (MW), dan menyediakan air baku sekitar 440 liter per detik untuk Kabupaten Gowa dan Jeneponto. Selain itu, bendungan tersebut berfungsi sebagai pengendalian banjir, konservasi sumber daya air, dan tempat wisata.
 
Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan mengatakan kehadiran Bendungan Karalloe bisa segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Termasuk masyarakat luar Gowa.
 
Adnan menyebut Bendungan Karalloe bukan bendungan pertama yang manfaatnya dapat dirasakan masyarakat luar. Sebab, manfaat Bendungan Bili-Bili telah dirasakan masyarakat Kota Makassar.
 
"Jadi Kabupaten Gowa memang selalu memberikan kontribusi untuk kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan. Insyaallah kami mendapatkan amal jariahnya, selama airnya terus mengalir maka amalnya juga akan terus mengalir untuk masyarakat Kabupaten Gowa," ujar dia.



(NAI)