Cegah Kerumunan, Jalur Pendakian Gunung Bawakaraeng Ditutup Sementara

Sejumlah tim personil gabungan PPKM level 3 melakukan penyekatan terhadap para pendaki yang akan menggelar upacara bendera 17 Agustus di puncak gunung, Posko Lembanna, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Minggu (15/8/2021). FOTO/HO-Dokumentasi Kecamatan Ti Sejumlah tim personil gabungan PPKM level 3 melakukan penyekatan terhadap para pendaki yang akan menggelar upacara bendera 17 Agustus di puncak gunung, Posko Lembanna, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Minggu (15/8/2021). FOTO/HO-Dokumentasi Kecamatan Ti

Apakareba:  Jalur pendakian menuju Gunung Bawakaraeng yang biasa diakses pendaki untuk melaksanakan upacara bendera 17 Agustus ditutup sementara. Penutupan dilakukan selama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3 di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.
 
"Jalur pendakian kita tutup sementara. Ada tiga posko menuju Gunung Bawakaraeng, semua dijaga ketat tim personel gabungan secara bergantian," kata Camat Tinggimoncong, Iis Nurismi, Minggu, 15 Agustus 2021.
 
Dilansir dari Medcom.id, dalam pelaksanaan PPKM selama covid-19, pihaknya bersama jajaran kecamatan, TNI dan Polri, Ormas beserta relawan telah melaksanakan penyekatan untuk membatasi pergerakan orang untuk berlibur wisata alam di hari kemerdekaan.

Dia menyebut terdapat tiga posko penyekatan mulai di posko masuk arah wisata alam Malino. Kemudian posko Kelurahan Pattapang dan Posko Lembanna, di kaki Gunung Bawakaraeng.

Baca juga:  Salah Pilih Jalur, Dua Gadis Ini Malah Nyasar ke Gunung Bawakaraeng
 
Menurut dia, kebanyakan warga dari daerah lain saat hari libur kemerdekaan memadati wisata alam. Bahkan jelang upacara bendera 17 Agustus, Malino dipadati pendaki gunung maupun pencinta alam untuk melaksanakan upacara bendera di atas gunung Bawakaraeng.
 
Dia mengimbau, agar para kelompok pecinta alam mengurungkan niatnya melakukan pendakian, maupun menggelar upacara bendera lantaran masih masa pandemi covid-19.
 
"Saat ini masih pandemi, di tambah cuaca di pegunungan Bawakaraeng memasuki masa ekstrim, angin kencang dan suhunya dingin dikhawatirkan bisa membahayakan keselamatan jiwa. Baiknya diurungkan dulu niatnya," ujarnya.



(NAI)

Berita Lainnya