Kapolda Sulsel: Terduga Teroris yang Diamankan di Makassar Ada Anggota FPI

Ilustrasi/Medcom.id Ilustrasi/Medcom.id

Apakareba: Densus 88 Antiteror Polri menangkap sejumlah terduga teroris awal Januari 2021 lalu. Terungkap, dari belasan terduga teroris yang hari ini akan dibawa ke Jakarta, sebagiannya merupakan anggota dan simpatisan Front Pembela Islam (FPI).

“Dari hasil pemeriksaan sebagian tersangka yang diamankan di Makassar ini ada yang merupakan anggota FPI Makassar,” kata Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol Merdisyam saat konferensi pers yang disiarkan Metro TV pada Kamis, 4 Februari 2021 pagi.

Ia juga menyebutkan FPI bersama kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD) wilayah Kota Makassar melakukan deklarasi bahwa mereka bersama-sama mendukung ISIS. Selain itu, tersangka yang ditangkap juga ada yang merupakan keluarga dari pelaku bom bunuh diri Gereja Katedral di Filipina.

“Mereka dikenakan Pasal 15 Juncto Pasal 7 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2018 dengan ancaman hukuman maksimal seumur hidup,” ucapnya.

Pada hari ini, sebanyak 19 terduga teroris akan dipindahkan dari Makassar, Sulawesi Selatan, ke Jakarta untuk menjalankan pemeriksaan lebih lanjut. Belasan terduga teroris dari kelompok JAD itu akan diterbangkan dari Bandara Lama Sultan Hasanuddin, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, ke Bandara Djalaludin Gorontalo, Kabupaten Gorontalo, terlebih dahulu untuk menjemput tujuh terduga teroris lainnya.

Setelah itu, mereka baru diterbangkan ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. Sebanyak 50 aparat dari tim Densus 88 Antiteror Polri juga diikutsertakan dalam penerbangan tersebut. Diperkirakan rombongan itu akan sampai di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada siang nanti.

Pada Rabu, 6 Januari 2021 lalu, Densus 88 Mabes Polri menangkap terduga teroris yang berada di Makassar. Dalam penangkapan tersebut, terdapat dua terduga teroris yang tewas ditembak polisi dikarenakan hendak melawan aparat.

Penangkapan dilakukan di tiga lokasi, yakni di Kota Makassar, Kabupaten Gowa, dan Kabupaten Enrekang. Total, terdapat 23 terduga teroris yang ditangkap. Namun, yang akan dibawa ke Jakarta hanya 19, karena dua orang lainnya sudah tewas, satu orang masih dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara, Makassar, serta satu orang lainnya dinyatakan tidak bersalah dan akhirnya dipulangkan.
 



(SYI)

Berita Lainnya