Plt Gubernur Sulsel: Pembebasan Lahan Rel Kereta Api di Pangkep Sudah 93 Persen

Ilustrasi/Medcom.id Ilustrasi/Medcom.id

Apakareba: Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) berencana membangun jalur kereta api (KA) Makassar-Parepare. Jalur KA tersebut nantinya melintasi Pare-pare, Barru, Pangkep, Maros, hingga Makasar. Tak sampai di situ, pembangunan itu juga diproyeksikan akan terhubung sampai Makassar New Port (MNP).

Kabar baiknya, pembebasan lahan kereta api di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) telah mencapai 93 persen. “Alhamdulillah, progresnya di Pangkep sudah 93 persen untuk pembebasan lahannya,” kata Plt Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman saat menghadiri Rapat Paripurna DPRD dalam rangka Hari Jadi ke-61 Kabupaten Pangkep, Jumat, 9 April 2021, seperti dilansir dari Sulselprov.go.id.

Proyek strategis nasional kereta api tersebut senilai Rp12 triliun. Diharapkan, dengan hadirnya jalur KA ini, maka pendistribusian barang nantinya akan semakin bagus. 

Andi mengaku memberikan usul kepada Menteri Perhubungan agar membangunan kereta api ini dibuat parsial konsentrasi. Dengan konsentrasi pertama berfokus pada jalur Tonasa-Garonkong. 

“Sehingga akses barang lebih cepat. Barang dari Pangkep bisa (didistribusikan) melalui jalur kereta yang lebih cepat,” lanjutnya. 

Andalan, sapaan akrabnya, juga menegaskan Pemprov Sulsel telah membuat Surat Keputusan (SK) tentang Percepatan Akselerasi Pembangunan Kereta Api Makassar-Parepare. Proyek tersebut akan terus didorong karena menyangkut kepentingan orang banyak.

Terlepas dari itu semua, Andi menyebutkan masih banyak program strategis pemerintah pusat dan pemerintah provinsi untuk Pangkep. Agar tidak keteteran, maka pelaksanaannya akan dilakukan secara bertahap. Sehingga, ia meminta kepada Bupati Pangkep, Wakil Bupati Pangkep, hingga para anggota DPRD untuk menyukseskan bersama pembangunan jalur KA Makassar-Parepare.

Pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Sulsel, sebut Andi, juga selalu terus didorong olehnya. Ia juga menuturkan bahwa anggaran Pemprov Sulsel yang sudah digelontorkan untuk Kabupaten Pangkep sekitar Rp100 miliar.

“Pemprov Sulsel juga telah membuka wilayah terisolir di ruas jalan Parigi, Bungoro yang menghubungan tiga kabupaten, yakni Kabupaten Pangkep, Barru, dan Bone. Dengan harapan, mobil angkutan barang dan jasa dari Barrua tau Pangkep ke wilayah timur tidak perlu lewat Camba lagi,” jelasnya.

Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Pangkep ke-61 mengangat tema ‘Bersatu Melangkah Maju’. Adapun acara ini dihadiri oleh Ketua DPRD Pangkep Haris Gani; Wakil Bupati Pangkep; Anggota DPRD Sulsel; Anggota DPRD Pangkep, hingga para organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kabupaten Pangkep.


 



(SYI)

Berita Lainnya