BNPB: Sebanyak 2 ribu Bencana Terjadi Periode Januari- September 2022

Ilustrasi bencana hidrometeorologi/Medcom.id. Ilustrasi bencana hidrometeorologi/Medcom.id.

Badan Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sebanyak lebih dari dua ribu bencana terjadi di Indonesia periode Januari hingga September 2022.  Bencana jenis hidrometeorologi menjadi yang paling banyak terjadi. 

“Tercatat jumlah kejadian 2.480 bencana,” tulis data resmi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dikutip dari Medcom.id, Jumat, 16 September 2022.

Adapun rinciannya, tercatat ada 994 kejadian banjir, 812 cuaca ekstrem, dan 436 kejadian tanah longsor di berbagai daerah. Kemudian, 197 kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla)  dan 21 kejadian gelombang pasang serta abrasi. 

Selanjutnya, terdapat 18 kejadian gempa bumi dan dua kejadian kekeringan. Seluruh bencana tersebut menyebabkan 140 orang meninggal dunia. 

BACA: BNPB: Bencana Hidrometeorologi Masih Berpotensi Terjadi Hingga September

“Bencana mengakibatkan 2.922.750 orang menderita dan mengungsi, 738 orang luka-luka, dan 25 orang hilang,” tulis data tersebut. 

Bencana juga menyebabkan kerusakan pada 28.521 rumah warga. Adapun rinciannya, sebanyak 4.933 rumah rusak berat, 5.174 rumah rusak sedang, dan 18.414 rumah rusak ringan.

Selain itu,  kerusakan juga terjadi di 439 unit fasilitas pendidikan, 231 unit fasilitas peribadatan, 73 unit  fasilitas kesehatan, 108 perkantoran, dan 127 jembatan. 

 

 



(UWA)

Berita Lainnya